Agus Budi, (2019), Konsep tentang ekonomi internasional menggunakan metode analisis dasar yang sama dengan cabang - cabang ilmu ekonomi lainnya, sebab perilaku dan motif individu sama dalam perdaganga internasional seperti halnya transaksi domestik. Beberapa topik yang selalu dibahas dan bahkan berulang di dalam pembelajaran ekonomi internasional, adalah :
- keuntungan dari perdagangan (gains from trade)
- pola perdagangan (pattern of trade)
- proteksionisme (protectionism)
- neraca pembayaran (balance of payments)
- penetuan nilai tukar (exchange rate datermination)
- koordinasi kebijakan internasional (international policy coodination)
- pasar modal internasional (international capital market)
Pada keadaan dunia saat ini secara umum tidak ada lagi negara yang terisolir dalam ekonomi. Berbagai aspek perekonomian, baik itu sektor industri, ketenagakerjaan, jasa atau standar hidup masyarakat dan kesejahteraan selalu berhubungan dengan perdagangan. Dalam hal ini segala kebijakan yang dibuat oleh sebuah negara selalu berkaitan dengan kebijakan ekonomi negara lain.
Manfaat Pegadangan Internasional
Prasetyo and Rakhmadian, (2020), Sejumlah besar orang mengakui dan memahami bahwa perdagangan, secara khusus perdagangan internasional akan memberikan manfaat. Walupun ada yang tidak yakin perdaganga akan memberikan manfaat, sehingga lebih baik diproduksi sendiri barang atau jasa dan dikonsumsi sendiri pula. Kondisi seperti ini dapat terjadi di dalam sebuah negara dengan perekonomian tertutup atau autarchy economy. Bahwa di mana negara telah mampu mandiri untuk memproduksi segala kebutuhan bangsanya, sehingga menjadi negara yang melakukan isolasi ekonomi (self sufficient economy).
- Pola Perdagangan, terdapat kesulitan yang sangat besar untuk menjelaskan perubahan kebijakan pemerintah terhadap perdagangan internasional. Oleh karenanya, upaya untuk menjelaskan pola perdagangan internasinao tersebut, telah menjadi perhatian para pakar ekonomi internasional.
- Proteksinisme, adapun manfaat perdagangan adalah satu konsep yang penting dalam teori ekonomi internasional.
- Neraca Pembayaran, konsep neraca pembayaran (balance of payment, BoP) dikenal juga dengan nama 'balance of international payment' suatu negara adalah selisih atau perbedaan antara jumlah uang masuk (money inflows) dengan jumlah uang keluar (money outflows) dengan negara lain pada suatu periode tertentu.
- Penentuan nilai tukar, konsep tentang nilai tukar mata uang merupakan salah satu indikator kuat tidaknya ekonomi sebuah negara.
Bj
ornskov, (2006), Konsep tentang Ekonomi Internasional bagi negara - negara di dunia memiliki kebebasan dalam memilih kebijakan ekonomi masing - masing. Akan tetapi dalam perekonomian yang terintegrsi, kebijakan ekonomi suatu negara akan mempengaruhi ekonomi negara lainnya.
Thompson, (2011), beberapa pilihan kebijakan internasional yang dilakukan oleh pemerintah : Tarif, kuota, hambatan non tarif, pembatasan ekspor sukarela, subsidi ekspor, kawasan perdagangan bebas (free trade area), zona pedagangan bebas (free trade zones), nilai tukar terkelola (managed exchange rates), nilai tukar tetap (fixed exchange rates), kontrol devisa (foreign exchange controls), dan kontrol investasi asing (foreign investment controls).
Pasar Modal Internasional
Krugman and Obstfeld, (2003), Terdapat pasar modal yang luas dalam perekonomian modern, ada seperangkat aturan yang mengatur individu dan perusahaan melakukan pertukaran uang saat ini dengan janji yang dibayarkan di masa depan. Sejak tahun 1960-an, perdagangan internasional menjadi sangat penting yang dibarengi dengan pertumbuhan pasar modal internasional serta menghubungkan pasar modal dengan masing - masing negara.
Globalisasi dan Ekonomi Internasional
Aktivitas Ekonomi Global, Perekonomian global telah memunculkan serangkai tantangan baru yang sebelumnya tidak terjadi. Para ekonom harus berfikir untuk merapkan analisis yang ada menghadapi tantangan tersebut, namun mereka juga memikirkan dan megjaukan konsep - konsep penting berkaitan dengan persoalan yang ada, seperti dampak perubahan kebijakan moneter dan fiskal dengan pendekatan yang baru.
Istilah globalisasi memang sudah lama terdengar, sejak era 1990-an istilah tersebut telah menggema di seluruh negara di dunia. Sebenarnya globalisasi adalah proses ketergantungan antara negara dengan warga negaranya. Interaksi tersebut terjadi melalui perdagangan, migrasi, dan investasi asing.
Globalisasi menyiratkan integrasi negara - negara ke dalam ekonomi dunia melalui peningkatan perdagangan, investasi, aliran modal jangka pendek, dan migrasi internasional tenaga kerja terampil dan tidak terampil. Sehingga secara luas bahwa proses globalisasi dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, standar hidup yang lebih baik dan peluang untuk pengembangan teknologi serta kemajuan buadaya bagi negara - negara yang berpartisipasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar